Celana Sirwal: Pengertian dan Jenis-Jenisnya

0
853
CELANA SIRWAL ADALAH

Celana sirwal adalah salah satu busana yang biasanya dipakai oleh laki-laki muslim di Indonesia.

Sekarang ini banyak ditemui para laki-laki muslim mengenakan celana sirwal yang dipadukan dengan baju koko modern atau bahkan kaos.

Sebagian orang memang menganggap bahwa fashion muslim itu terlalu kuno dan terlihat agamis.

Tetapi setelah muncul busana modern seperti celana sirwal hingga peci kekinian atau yang biasa dikenal dengan miki hat, tren busana muslim pun perlahan mulai meningkat khususnya di kalangan anak muda.

Orang-orang yang awalnya malu untuk berbusana islam karena mungkin karena menganggap terlalu kuno, sekarang mereka bisa tampil agamis dengan lebih stylish.

Namun, di tengah keberadaan celana ini, ternyata masih ada yang belum mendengarnya karena namanya cukup asing dari jenis celana pada umumnya.

Lalu, sebenarnya apa itu celana sirwal?

Ketahui pengertian dan jenis-jenis celana sirwal pada artikel berikut ini, ya.

Apa Itu Celana Sirwal?

Celana Sirwal adalah
Sumber: elfs-shop.com

Celana sirwal adalah model celana pria yang lebih longgar dan sedikit cingkrang di atas mata kaki.

Tak hanya itu, celana ini juga biasa disebut dengan celana ngatung atau celana gombrong.

Jika dilihat dari modelnya, celana ini terkesan lebar dan memang didesain seperti itu agar lebih nyaman saat dipakai.

Celana ini bisa digunakan sebagai pengganti bila Anda belum memiliki sarung untuk salat.

Meski tren celana sirwal di kalangan anak muda Indonesia muncul belum begitu lama, tetapi nyatanya pada zaman dahulu sudah banyak yang mengenal dan memakainya.

Lalu, bagaimana awal perjalanan celana ini sebelum populer di Indonesia?

Sejarah Singkat Celana Sirwal

Menurut Wikipedia, dahulu celana ini banyak dikenakan di negara muslim seperti Turki, Arab Saudi, dan negara Islam di Timur Tengah lainnya.

Di pedesaan negara Yunani, hingga tempat-tempat lain di Balkan yang dipengaruhi Turki Ottoman Sebelum PD II, celana sirwal juga kerap dipakai oleh masyarakat.

Ciri khusus celana sirwal saat ini yang sering dijumpai adalah modelnya yang lebar (gombrong), serta memiliki beragam warna.

Bahkan jika Anda belum menyadarinya, seragam pencak silat hingga pakaian betawi ada yang menggunakan celana gombrong ini.

Hanya saja modelnya sedikit berbeda dengan celana sirwal yang biasanya dipakai laki-laki muslim.

Pada intinya, belum jelas diketahui kapan tepatnya celana ini mulai dikenal di Indonesia hingga sepopuler sekarang.

Baca Juga: Lakukan Tips Produktif di Bulan Ramadan Berikut ini

Jenis-Jenis Celana Sirwal

Meski hanya terlihat sebagai celana ngatung biasa, ternyata sirwal ini memiliki beberapa jenis yang membedakannya, adapun jenis-jenis celana sirwal adalah:

1. Sirwal Biasa

Model yang biasa ini sering ditemui karena memang banyak dipakai oleh beberapa kalangan yang berbeda-beda.

Misalnya ketika dipakai oleh remaja dan pemuda Islam jika dibandingkan dengan oran tua akan berbeda dari segi warna dan bahan.

Model yang diperuntukkan untuk pemuda lebih kaya warna, dibanding para orang tua yang kurang suka dengan warna celana yang beragam.

2. Sirwal Cargo

Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan celana cargo, tetapi kali ini cargo dalam bentuk sirwal.

Jenis sirwal cargo ini juga sama persis dengan model cargo pada umumnya, yaitu dengan tambahan kantong di samping kanan dan kiri.

Tak hanya itu, untuk jenis cargo ini juga ada yang memiliki motif army atau loreng tentara.

3. Sirwal Kantor

Sedangkan celana sirwal kantor adalah yang didesain untuk bisa dikenakan saat bekerja di kantor.

Dalam artian, bahan dan model dari celana ini sudah diadaptasi dari celana kantor yang umumnya berbahan halus dan tebal.

4. Sirwal Outdoor

Sirwal outdoor difungsikan sebagai pakaian ketika Anda sedang beraktivitas di luar (di lapangan).

Bahan yang digunakan biasanya menggunakan kain Ripstop yang kekuatannya cukup baik, serta model kantong yang dimiliki menggunakan zipper.

Baca Juga: Pengertian & Tahapan Sidang Isbat yang Sebaiknya Anda Tahu

Hadis tentang Celana Setengah Betis

Salah satu penyebab celana sirwal kurang disukai adalah karena panjangnya hanya di atas mata kaki, serta tak jarang disebut sebagai celana kurang bahan, dan sebutan lainnya.

Padahal, Rasulullah SAW telah mengajarkan untuk menganakan celana di atas mata kaki, sebagaimana dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Al Asy’ats bin Sulaiman, ia berkata:

Saya pernah mendengar bibi saya menceritakan dari pamannya yang berkata “Ketika saya sedang berjalan di kota Al Madinah, tiba-tiba ada seorang lelaki di belakang saya” dan ia (laki-laki itu) berkata, “Angkat kainmu karena itu akan lebih bersih.” 

Ternyata orang (laki-laki) yang berbicara itu adalah Rasulullah SAW. Aku berkata, “Sesungguhnya yang kukenakan ini tidak lebih, hanyalah burdah yang bergaris-garis hitam dan putih”. 

Beliau (Rasulullah SAW) pun bersabda, “Apakah engkau tidak menjadikan aku sebagai teladan?”. Aku melihat kain sarung beliau, ternyata ujung bawahnya di pertengahan kedua betisnya.

(Mukhtashor Syama’il Muhammadiyah, hal. 69, Al Maktabah Al Islamiyyah Aman-Yordan), beliau berkata ini adalah hadis sahih.

Sebenarnya, hadis tentang celana di atas mata kaki ini cukup sering dibahas oleh ustaz-ustaz saat berceramah, dan Anda bisa menemukannya sendiri di berbagai platform seperti YouTube, atau bila perlu menanyakannya secara langsung kepada ustaz atau ahli hadis yang ada.

Namun, terlepas dari beberapa hadis yang membahas tentang panjang busana pria di atas mata kaki, orang-orang yang memakainya bukanlah orang yang radikal dan teroris.

Anda tidak perlu ragu jika ingin memakainya dan tidak perlu menghiraukan kata-kara orang yang mencela.

Karena tidak masuk akal apabila melihat tingkat radikalitas seseorang dari celana yang dipakai.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Pengingat Salat Offline Terbaik Gratis

Penutup

Celana sirwal adalah busana yang sekarang menjadi tren fashion anak muda Islam yang ingin tampil modis tetapi tidak meninggalkan kesan agamis.

Apabila ingin memilikinya, Anda bisa dengan mudah menemukannya di berbagai toko online karena tersedia berbagai jenis dan harga yang bisa Anda pilih.

Semoga artikel ini bermanfaat, apabila ada kekurangan atau kesalahan terutama saat mengutip hadis, silakan berkomentar, ya.

Dapatkan tips dan informasi seputar ramadan seperti cara membuat jadwal imsakiyah dan tentang Islam lainnya hanya di blog Ramadan.id.