Menjadi Role Model Masjid Kampus di Indonesia, Intip 60 Tahun Masjid Salman ITB

by | Mar 30, 2023

Ramadan.id – Masjid Salman ITB disebut-sebut menjadi salah satu role model masjid kampus di seluruh Indonesia. Tak etis jika kita tidak mengetahui bagaimana sejarah pelik pendirian masjid kampus di Bandung yang satu ini.

Proses mendapatkan izin pembangunan Masjid ITB ini melalui beragam polemik dan tentangan dari sejumlah pihak. Bahkan usul proses pembangunannya pun telah mengalami berbagai penolakan.

Meski begitu, pihak kampus sendiri tak berhenti mendesak pemerintahan untuk mengeluarkan izin pembangunan tersebut. Pasalnya, sebelum Masjid Salman ITB didirikan, salat Jumat dilakukan di Aula Timur Kampus ITB.

Salat Jumat berjamaan di ITB pertama kalinya dilakukan pada tanggal 27 Mei 1960. Mendapati kondisi tersebut, pihak ITB pun mengusulkan adanya pembangunan masjid.

Setelah melalui beragam penolakan itu, akhirnya pada tanggal 28 Mei 1964, surat usul perancangan Masjid Salman tersebut diantarkan langsung oleh T. M. Soelaiman, Achmad Sadali, dan Acmad Noe’man menuju Istana Negara.

60 Tahun Masjid Salman ITB

60 Tahun Masjid Salman ITB – [Doc. Istimewa]

Tak menunggu waktu lama, surat tersebut pun ditandatangani oleh Presiden Pertama Repiblik Indonesia, Ir. Soekarno. Hal itu kemudian disusul dengan surat izin pendirian oleh pemerintah Kota Bandung yang dikeluarkan pada tanggal 29 Juli 1964.

Surat izin pendirian tersebut dikeluarkan melalui Kantor Penilikan Pembangunan dan Rumah Kotapradja Bandung. Adapun lokasi pembangunan masjid tersebut berada di Jalan Ganesha, seberang gerbang utama kampus ITB.

Lantaran tanah yang digunakan itu awalnya berupa ladang, para mahasiswa ITB pun turut serta membersihkan ladang tersebut sebagai tahap awal pembangunan yang kemudian dilanjutkan dengan proses pengecoran massa bangunan.

Lebih lanjut, massa bangunan yang pertama kali dibangun adalah menara. Menara tersebut berfungsi untuk emngumandangkan azan ke seluruh penjuru.

Hal itu kemudian dilanjutkan dengan pembangunan musala yang kemudian digunakan untuk kegiatan Syiar Islam, yakni melalui kegiatan Kuliah Dhuha setiap Jumat, Pramuka untuk anak-anak, Tabligh Akbar, dan sebagainya.

Terlepas dari hal itu, pada tanggal 5 Mei 1972 merupakan salah satu momen berharga bagi Masjid Salman ITB. Pasalnya, pada tanggal tersebut, Masjid Salman ITB secara resmi menjadi masjid kampus pertama di Indonesia yang digunakan untuk salat Jumat.

Hingga kini, Masjid Salman ITB pun dikenal sebagai salah satu role model bagi masjid-masjid kampus di seluruh Indonesia.