Ramadan.id – Beberapa waktu lalu, Masjid Syuhada menggelar Ngaji Kebangsaan dengan menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Mahfud Mahmodin, S.H., S.U., M.I.P, Sabtu (1/4/2023) lalu.
Kesempatan tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Masjid Agung Syuhada, Kanjeng Raden Tumenggung Jatiningrat. Dalam kesempatan tersebut, ia menyinggung terkait tujuan berdirinya Masjid Syuhada yang digadang-gadang menjadi benteng bagi pertahanan keberagaman yang ada di Indonesia.
Keberagaman di Negara Kesatuan Republik Indonesia dinilai memerlukan sikap dan tindakan yang tepat agar tak menimbulkan perpecahan. Sebab, keberagaman tersebut merupakan salah satu kekayaan bangsa yang tak dimiliki negara lain.
“Melihat latar belakang tersebut, maka Masjid Syuhada merasa terpanggil untuk turut andil sebagai bagian aktif menjaga jeberagaman yang saling mengedepankan tasawuf dan penghargaan terhadap golongan lain dalam lingkum NKRI,” ungkap KRT Jatiningrat, dikutip dari kanal YouTube Qwords Official, Senin (3/4/2023).
Selain itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sumadi, S.H., M.H juga turut hadir dalam momen tersebut untuk memberikan sambutan sekaligus penyerahan hibah dana kepada Masjid Syuhada Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut pula, Sumadi sekaligus mengimbau masyarakat agar dapat menciptakan suasana yang damai saat menghadapi pesta demokrasi pada 2024 mendatang.
“Maka, saya mengimbau kepada bapak ibu sekalian, mari kita jaga, kita cipta kondisi, situasi yang aman dan tentram di Kota Yogyakarta,” ungkap Sumadi.

Ngaji Kebangsaan bersama Mahfud MD di Masjid Syuhada Yogyakarta – [Doc. Istimewa]
Sebab, menurutnya, mengingat dan menceritakan kembali sejarah sama seperti halnya yang disampaikan di Al-Quran yang sebagian besar adalah menceritakan peristiwa sejarah.
“Jadi, orang belajar sejarah, jasmerah itu agar bisa membangun ke depan dan belajar dari masa lalu, bahwa sejarah atau menurut sejarah, setiap orang baik akan dikenang,” ujar Mahfud MD dalam kesempatan tersebut.
Seperti yang diketahui, Masjid Syuhada didirikan untuk mengenang jasa para syuhada atau pahlawan yang gugur saat membela kemerdekaan Indonesia.
Terlepas dari hal itu, berbagai materi mengenai ngaji kebangsaan tersebut dapat Anda saksikan selengkapnya di kanal YouTube Msajid Syuhada atau Qwords Official.
Sebagai informasi, Masjid Syuhada sendiri menyelenggarakan berbagai kajian keagamaan dan kebangsaan selama bulan Ramadan 1444 H. Tak sampai di situ, Masjid Syuhada juga membagikan takjil gratis setiap harinya dengan tema makanan khas nusantara.
Informasi selengkapnya mengenai takjil gratis dapat Anda lihat di sini!

