Mau Bayar Zakat, Infaq & Shodaoh Lebih Mudah? Bersama Masjid Syuhada Santuni Dhuafa

by | Mar 29, 2023

Ramadan.id – Kewajiban membayar zakat menjadi rukun Islam yang tak boleh ditinggalkan oleh umat muslim. Untuk memudahkannya, Masjid Syuhada membantu Anda lebih praktis untuk membayar zakat melalui program unggulannya.

Tak hanya menunaikan zakat, Anda juga bisa memberikan infaq dan shodaqoh melalui program besutan Masjid Syuhada ini. Anda tak perlu pusing mengenai jumlah yang perlu dibayarkan. Pasalnya, telah terdapat paket-paket yang telah ditentukan untuk Anda.

Berikut adalah paket-paket sedekah yang bisa Anda berikan untuk orang-orang yang membutuhkan melalui Masjid Syuhada.

  • Paket Parcel Keluarga Dhuafa: Rp 150K/.paket
  • Paket Santunan Yatim Dhuafa: Rp 200K/ paket
  • Paket Santunan Tunanetra Dhuafa: Rp 150K/ paket

Informasi Zakat, Infaq & Shodaqoh melalui Masjid Syuhada

Informasi Zakat, Infaq & Shodaqoh melalui Masjid Syuhada – [Doc. Istimewa]

Apa Saja Keutamaan Shodaqoh di Bulan Ramadan?

Seperti yang telah diketahui bersama, bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Setiap muslim yang menjalankan ibadah di bulan ramadan akan mendapatkan ganjaran berkali-kali lipat.

“Sedekah paling utama adalah sedekah di bulan Ramadan,” (HR. At-Turmudzi dari Anas R.A.)

Sikap kedermawanan ini juga menjadi sikap yang sangat dicintai oleh Allah.

“Sesungguhnya Allah SWT itu Maha Memberi, ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, ia membenci akhlak yang buruk,” (HR. Al-Baihaqi)

Adapun di antara keutamaan lain dari sedekah di bulan Ramadan adalah sebagai berikut.

  • Dibebaskan dari siksa kubur bagi setiap Muslim yang memberikan sedekah
  • Dijauhkan dari siksa api neraka
  • Merasakan kelapangan dada dan kebahagiaan
  • Pahala yang dilipatgandakan
  • Penghapus dosa

“Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya.

“Orang yang bersedekah dikarenakan sedekahnya, ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya.

“Sedangkan orang yang pelit dikarenakan pelitnya, ia merasalkan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa,”: (HR. Bukhari).