Talkshow Semarak Ramadhan Masjid Syuhada, Membangun Indonesia dengan Keberagamaan yang Moderat

by | Mar 30, 2023

Ramadan.id – Menteri Agama RI 2014 – 2019, K.H. Lukman Hakim Saifuddin hadir dalam acara Talk Show Semarak Ramadan yang diselenggarakan oleh Masjid Syuhada Yogyakarta, Senin (27/3/2023) lalu.

Kesempatan itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Yayasan Masjid Syuhada Yogyakarta, Muhammad Hanief dan juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta H. Nadhif, M.SI.

Talkshow Semarak Ramadan 1444 H Masjid Syuhada Yogyakarta

Talkshow Semarak Ramadan 1444 H Masjid Syuhada Yogyakarta – [Doc. Istimewa]

Adapun tema yang dikaji dalam acara tersebut adalah ‘Masjid Syuhada Sebagai Pusat Kaderisasi dan Pembangunan Keberagamaan yang Moderat’.

Pada kesempatan baik dengan tema yang diangkat tersebut, KH. Lukman Hakim menggaris bawahi ‘Keberagamaan’ dan ‘moderat’.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keberagaman dan keberagamaan yang sangat kaya dan kuat. Sebab, tak dapat dimungkiri, agama seringkali melekat pada berbagai lini kehidupan masyarakat Indonesia.

“Ini bangsa yang sangat agamis, yang dalam bahasa saya, saya sering mengatakan pada berbagai kesempatan, nyaris tidak ada bangsa di dunia yang memiliki ikatan keberagamaannya itu sekuat kita, sekuat bangsa Indonesia,” ujar KH. Lukman Hakim, dikutip dari unggahan Masjid Syuhada, Kamis (30/3/2023).

“Jadi, keberagamaan itu hakikatnya adalah dua hal, keberagamaan itu memahami dan mengamalkan,” lanjutnya.

Mengenai hal itu, apabila seseorang memiliki pemahaman yang berbeda maka tak ayal terjadi beragam pengamalan yang berbeda-beda pula, meskipun bersumber pada sesuatu yang sama.

“Selain titik pijak dan perspektif yang berbeda-beda, faham keagamaan, tafsir keagamaan ituj juga disebabkan karena wawasan ilmu pengetahuan yang berbeda-beda di antara para penafsir itu,” ungkap KH. Lukam Hakim.

Oleh karena itu, perbedaa tafsir yang berbeda-beda itu adalah mutlak. Meski demikian, KH. Lukman Hakim menyampaikan bahwa hal yang lebih utama dibanding dengan hal itu adalah kemaslahatan manusia.

“Kita bisa berbeda begitu tajam, begitu keras. Tapi jangan sampai mencederai kemanusiaan seseorang. Harkat derajat, martabat kemanusiaan, yang ushuly itu kemaslahatan. Itu pesan utama islam. Membangun kemaslahatan,” ungkapnya.

Terlepas dari hal itu, Anda bisa menyaksikan kajian lengkapnya di kanal YouTube Masjid Syuhada.